Kabupaten Bogor Bebas Flu Burung

0 24

Kabupaten Bogor aman dari virus flu burung. Demikianan dikatakan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Sutrisno MM dihadapan tamu dari Food and Agriculture Organization (FAO) yang menghadirkan sejumlah wartawan dari rujuh negara, antara lain Amerika Serikat, Filipina, dan Thailand. Menurut Sutrisno, peran masyarakat Kabupaten Bogor menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan penyebaran virus flu burung di Kabupaten Bogor Pamda.

Dengan focal Culling Pembuangan, Dekontaminasi, dan Penyadaran Masyarakat, kami berhasil memberikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya flu burung,” kata Sutrisno usai menyampaikan beberapa laporan kepada tamu kerja kami di Aula Disnakan Kabupaten Bogor, Rabu (11/2). ) kemarin.

Dengan pelayanan publik yang maksimal, imbuhnya, sebaran kasus virus flu burung yang berhasil diobati di sejumlah daerah cenderung turun. Dari data yang berhasil dihimpun Journal Bogor, pada periode 2003/2004 sebanyak 12 kasus flu burung berhasil diatasi, dan pada tahun 2005 (18 kasus), 2006 (22 kasus), tahun 2007 (8 kasus), tahun 2008 (6 kasus) tahun 2009 dan 5 kasus baru.

Kasus flu burung berhasil kita tanda tangani, semua hewan, jangan sampai menyerang manusia. Aliamdulillah hingga saat ini Kabupaten Bogor belum menerima kasus flu burung yang menyerang manusia. Saya harap ini tidak terjadi,” kata Sutrisno.

Leuwiliang, Leuwisadeng, Pamijahan, Cigudeg dan Tenjolaya, kata dia, menjadi prioritas Disnakan agar tidak terjadi kasus flu burung di sana. “Meski kawasan ini tidak endemik, namun sebagian besar masyarakat di sana, memelihara burung-burung liar. Berarti unggas dipelihara bebas hidup tanpa kandang apapun,” tegas Sutrisno.

Maka dari itu, imbuhnya, di Kabupaten Bogor Disnakan penyuluhan rutin secara intensif kepada masyarakat tentang isu-isu terkait flu burung. “Ini cara paling efektif menekan kasus flu burung,” ujarnya.

Sementara itu, Dianthus Saputra Estey USAID Contractor Communication Specialist ASFAN-US Technical Assistance and Training Facility merasa bangga dan senang atas kinerja yang ditampilkan Disnakan Kabupaten Bogor. “Kami sengaja mengundang wartawan dari tujuh negara untuk memberikan informasi bahwa Kabupaten Bogor layak dijadikan pilot project penanganan kasus flu burung,” kata Dianthus.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.